PEREMPUAN INI DIPERIKSA BADAN HINGGA DISURUH BUKA BAJU, APA ITU BODY SEARCHING?

Akhir akhir ini media sosial sedang heboh dengan sebuah kasus yang dialami seorang perempuan di bandara Sepinggan, Balikpapan. Bagaimana tidak, penumpang dari Kuala Lumpur, Malaysia tersebut mengalami hal yang "kurang mengenakkan" di bandara Sepinggan. Perempuan tersebut terkena pemeriksaan badan atau yang lebih sering disebut "body searching" oleh petugas Bea Cukai yang sedang bertugas. Mengutip tweet dari akun @TrinityTraveler yang menyebutkan bahwa pemeriksaan tersebut hingga membuat penumpang perempuan tersebut *maaf* telanjang. SATUPROXIMA berhasil menelusuri grup facebook dimana status tersebut pertama kali diunggah melalui link ini. Dalam status tersebut banyak tanggapan beragam mengenai pemeriksaan yang dilakukan oleh Bea Cukai. Apakah memang boleh dilakukan, prosedurnya seperti apa, dasar hukumnya apa dan berbagai pertanyaan lain yang berkaitan dengan kejadian tersebut. Tak jarang banyak komentar negatif yang turut mewarnai berbagai tanggapan atas status tersebut.

Tweet oleh @TrinityTraveler

 

Berdasarkan fanspage resmi Bea Cukai, tanggapan mengenai pemeriksaan badan dapat kita temui pada laman resmi bea cukai (tautan ada disini) maupun fanspage bea cukai (tautan ada disini). Melalui laman tersebut didapatkan beberapa informasi terkait dengan pemeriksaan badan. Pemeriksaan Badan atau body searching menurut Kasubdit Komunikasi dan Publikasi, Deni Surjantoro, merupakan salah satu kewenangan petugas Bea Cukai dalam rangka pemenuhan kewajiban pabean berdasarkan Undang-Undang (UU) Kepabeanan atau peraturan perundang-undangan lain tentang larangan dan pembatasan impor atau ekspor barang. Dalam pasal 92 UU No.10 Tahun 1995 j.o. UU No.17 Tahun 2006 Tentang Kepabeanan, dengan tegas menyatakan bahwa pejabat Bea Cukai berwenang memeriksa badan setiap orang yang berada di atas atau baru saja turun dari sarana pengangkut yang masuk ke dalam Daerah Pabean, yang berada di atas atau siap naik ke sarana pengangkut yang tujuannya adalah tempat di luar Daerah Pabean, yang sedang berada atau baru saja meninggalkan tempat penimbunan sementara atau tempat penimbunan berikat, atau yang sedang berada di atau baru saja meninggalkan Kawasan Pabean.

Salah satu alasan kuat dilakukannya pemeriksaan badan adalah semakin maraknya penyelundupan narkoba yang diselundupkan oleh penumpang. Data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dari Januari sampai dengan 22 Juni 2016 menunjukan bahwa sebanyak 140 kasus dengan total 1.631.049,02 gram napza berhasil diungkap oleh Bea Cukai. Sebanyak 121 orang menjadi tersangka, termasuk 14 orang berjenis kelamin perempuan. Tiga puluh enam persen upaya penyelundupan dilakukan melalui transportasi udara dan 66 persen napza yang dibawa berasal dari negara Malaysia.

Deni Surjantoro menjelaskan bahwa modus penyelundupan sering kali dilakukan kurir dengan menyembunyikan napza di berbagai barang bawaan sampai dengan menyembunyikan di dalam badan atau pakaian yang dikenakan. “Butuh kejelian petugas Bea Cukai untuk mengungkap upaya penyelundupan barang haram tersebut, bila perlu dilakukan tindakan body searching”. Deni menambahkan bahwa pemeriksaan badan oleh Bea Cukai dilakukan secara selektif dan menerapkan manajemen risiko. Pemeriksaan badan juga dilakukan di tempat tertutup oleh orang yang sama jenis kelaminnya, sehingga tidak melanggar norma kesusilaan dan kesopanan.

Jadi sahabat PROXIMA pemeriksaan badan memang merupakan salah satu kewenangan Bea Cukai dan didasarkan pada aturan yang berlaku sehingga BUKAN merupakan tindakan kesewenang wenangan maupun penyalahgunaan wewenang apalagi pelecehan seksual. Pemeriksaan badan tetap dilakukan secara profesional dan bertujuan untuk memastikan bahwa tidak ada barang terlarang yang dibawa oleh penumpang.

Lalu bagaimana dengan mesin X-Ray? Dalam melakukan pemeriksaan tentu petugas telah memiliki pengalaman, pengetahuan serta kemampuan dalam mengoperasikan alat bantu, pun demikian petugas juga telah mendapatkan pelatihan mengenai pemeriksaan badan, bagaimana prosedur, langkah serta tindakan yang diambil. Sebagaimana diketahui ada beberapa alat yang digunakan oleh petugas di lapangan. Metal Detector yang berbentuk seperti tongkat berguna sebagai alat deteksi logam, jadi alat ini tidak dapat digunakan dalam pemeriksaan narkoba. Mesin X-Ray biasanya digunakan untuk pemeriksaan barang bawaan penumpang sedangkan untuk pemeriksaan barang telarang yang disembunyikan didalam tubuh dapat menggunakan body scanner. Untuk dapat melakukan hal tesebut diperlukan pemeriksaan awal berupa pemeriksaan badan. Oleh karena itu pemeriksaan badan sangat perlu dalam melakukan pengawasan barang barang terlarang terutama yang disembunyikan didalam tubuh.

Nah sepeerti dijelaskan diatas, pemeriksaan awal lebih efektif melalui pemeriksaan badan. Dengan pemeriksaan badan dapat terlihat apabila ada barang terlarang yang dililitkan didalam badan, apabila narkoba tersebut diselundupkan dengan cara dimasukkan kedalam *maaf* kemaluan bisa dilakukan dengan melakukan gerakan tertentu yang akan merangsang otot untuk mengeluarkan barang asing didalam tubuh dan masih banyak cara lain dalam melakukan pemeriksaan.

Semoga kita semakin paham dengan tugas Bea Cukai dalam melindungi bangsa Indonesia dari barang terlarang khususnya Narkoba.

contoh body strapping

sumber

contoh narkoba yang ditelan

sumber

Apa Komentar Anda tentang Perempuan Ini Diperiksa Badan Hingga Disuruh Buka Baju, Apa Itu Body Searching?


Leave a Comment