Bea Cukai Lampung Gempur Rokok Ilegal Sampai Ke Barat

Bandar Lampung, 5 Juli 2019. Bea Cukai Lampung melanjutkan Gempur Rokok Ilegal Di Minggu Ketiga. Kali ini Sasaran Bea Cukai Lampung adalah Lampung bagian barat yatu Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten Pesisir Barat.

 

Akses dan medan yang sangat berat menuju ke lokasi tidak membuat Tim Gempur Rokok Ilegal menyerah. Melihat rute yang membelah Taman Nasional Bukit Barisan Selatan yang sekaligus hutan lindung, operasi tetap dijalankan. Tim Lampung Barat menyisir seluruh kecamatan yang ada sampai dengan daerah wisata Danau Ranau yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu. Dengan cuaca dingin yang ekstrim sampai dengan 14 derajat celcius, penyisiran terus berlanjut hingga menyapu bersih seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Lampung Barat. Sambutan warga yang antusias dengan kedatangan Bea Cukai Lampung karena rokok ilegal yang beredar sungguh meresahkan karena membuat para pelaku bisnis rokok resmi menjadi kualahan. Membutuhkan waktu 3 hari untuk tim yang melakukan operasi di Lampung Barat.

Selain itu, Tim Pesisir Barat menyisir seluruh pesisir pantai Kabupaten Pesisir Barat dari Pesisir paling selatan sampai dengan perbatasan dengan Provinsi Bengkulu. Dengan medan akses yang sama menantangnya dengan akses menuju Lampung Barat, tim dengan semangat melakukan operasi gempur. Jumlah rokok ilegal yang beredar di Pesisir Barat yang tidak signifikan membuat tim Bea Cukai Lampung memberikan apresiasi kepada para pedagang disana. Ditambah dengan masyarakat yang sudah paham mana rokok ilegal dan yang mana rokok resmi, menandakan edukasi terkait rokok ilegal sudah sampai ke telinga setiap masyarakat di Pesisir Barat.

Diharapkan dengan dilancarkannya operasi Gempur Rokok Ilegal ini dapat mengurangi peredaran rokok ilegal khususnya di Provinsi Lampung dan dapat mengamankan target 3% peredaran rokok ilegal di tahun ini. Bea Cukai Makin Baik.

Tags

Apa Komentar Anda tentang Bea Cukai Lampung Gempur Rokok Ilegal Sampai Ke Barat


Leave a Comment