BARANG SAYA TERTAHAN DI BEA CUKAI !!!

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: DOMDocument::loadHTML(): htmlParseEntityRef: expecting ';' in Entity, line: 45

Filename: helpers/fungsi_helper.php

Line Number: 163

Backtrace:

File: /home/satuprox/public_html/application/helpers/fungsi_helper.php
Line: 163
Function: loadHTML

File: /home/satuprox/public_html/application/views/front/berita/single.php
Line: 54
Function: gambar_html

File: /home/satuprox/public_html/application/controllers/Artikel.php
Line: 61
Function: view

File: /home/satuprox/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: DOMDocument::loadHTML(): htmlParseEntityRef: expecting ';' in Entity, line: 45

Filename: helpers/fungsi_helper.php

Line Number: 163

Backtrace:

File: /home/satuprox/public_html/application/helpers/fungsi_helper.php
Line: 163
Function: loadHTML

File: /home/satuprox/public_html/application/views/front/berita/single.php
Line: 54
Function: gambar_html

File: /home/satuprox/public_html/application/controllers/Artikel.php
Line: 61
Function: view

File: /home/satuprox/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

https://scontent-sin1-1.xx.fbcdn.net/hphotos-xpf1/v/t1.0-9/12745759_978417088899306_8085777070223284384_n.jpg?_nc_eui=ARgsOB5v6bLkg34ZY3JR5pdblXRAxnvkE7QF6MEbJIFoyBGnyz9hSFciGm7F&oh=d3a075dd785ee953a7616a30ada3175e&oe=578BE18E" class="img-responsive">

Pernahkan sahabat berbelanja melalui situs online yang berbasis di luar negeri? Misalnya ebay, aliexpress, atau channel lain? Tentu bagi yang sudah sering berbelanja bukan hal yang susah, tapi bagaimana dengan mereka yang awam mengenai hal ini? Seberapa sering kita mendengar barang tertahan di bea cukai dan harus melunasi kewajiban pembayaran? Atau barang tertahan lama? Atau pengecekan melalui website resmi jasa kiriman (pos, DHL, Fedex atau jasa kiriman lainnya) stuck pada keterangan “processing by customs”? Nah kalau sahabat sering mengalami hal tersebut atau bahkan saat ini barang sahabat tertahan dengan keterangan seperti diatas berarti sahabat wajib membaca artikel ini sampai habis.

Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai hal itu, perlu ada kesamaan persepsi mengenai barang kiriman terlebih dahulu. Disini kita tidak membahas barnag kiriman yang mempunyai status kompleks misalnya barang bantuan luar negeri, barang hibah, barang yang diprbaiki diluar negeri dan lainnya melainkan barang yang murni dikirim dari luar negeri ke Indonesia misalnya pembelian online, menang undian berhadiah, dikirimi dari saudara atau orang tua dan pengiriman sejenis. Nah untuk barang barang tersebut akan diperlakukan sebagai barang impor. Ya, barang impor. Jadi seandainya sahabat membeli barang dari ebay maka dapat disebut sahabat sebagai importir yaitu orang yang membeli barang dari luar negeri

Nah setelah persepsi kita sama mari kita lanjutkan pembahasan mengenai mekanisme pengiriman barang dari luar negeri. Diambil contoh pengiriman melalui jasa kiriman PT. Pos Indonesia. Pengiriman melalui Perusahaan Jasa Titipan (PJT) mempunyai alur yang serupa. Menurut facebook resmi www.beacukai.go.id proses alur barang kiriman seperti gambar dibawah ini

Nah dari alur tersebut secara garis besar proses pengiriman sejak barang datang di Indonesia sampai dengan diterima oleh penerima barang ada dua instansi yang akan melakukan pemeriksaan yaitu PT. Pos Indonesia dan Bea Cukai Indonesia dimana ada pembagian tugas antara kedua instansi tersebut.

Kita mulai sejak barang dikeluarkan dari kargo, barang terlebih dahulu akan disortir oleh Pos sesuai tujuan pengiriman, disini mutlak wewenang Pos untuk melakukan kegiatan tersebut. Setelah selesai maka Pos akan membuat daftar serah terima kiriman Pos atau biasa disebut dokumen PP 22 A. Disini kantong kiriman akan dibuka, didistribusikan ke gudang untuk persiapan pemeriksaan bea cukai. Status yang akan tercantum biasanya “Arrival at inward OE”, “Airport Handling” dan status lain yang mungkin muncul.

Setelah itu tahap kedua adalah pemeriksaan fisik. Loh kenapa perlu pemeriksaan fisik? Kan ada mesin X-Ray? Ya memang ada mesin X-Ray untuk memeriksa namun pemeriksaan tersebut merupakan pemeriksaan awal untuk mengecek apakah ada hal hal yang mencurigakan atas barang kiriman, sedangkan untuk melihat barang kiriman tersebut akan dilakukan pemeriksaan fisik. Nah disini biasanya ada kesalah persepsi dimana masyarakat awam menganggap pemeriksaan dilakukan/ paket dibuka oleh bea cukai. Ada yang menganggap barang “dicuri” dan lainnya. Itu anggapan yang salah, kenapa? Pemeriksaan pabean atas barang kiriman dilakukan oleh kedua belah pihak yaitu Bea Cukai dan Penerima Barang, akan tetapi pelaksanaannya Pos/PJT akan bertanggungjawab mewakili penerima barang.
Selanjutnya proses pemeriksaan pabean. Disini BUKAN bea cukai yang akan membuka paket kiriman, melainkan pos/ atau PJT. Bea cukai akan melakukan pemeriksaan barang setelah barang tersebut dikeluarkan dari pembungkus. Lalu setelah melakukan pemeriksaan fisik maka barang tersebut kembali diserahkan kepada pos/PJT untuk dikemas ulang. Nah disini mungkin akan timbul biaya pengepakan, atau biaya handling yang akan dibebankan Pos/ PJT kepada penerima barang.
Selain pemeriksaan fisik, Bea Cukai juga melakukan pemeriksaan dokumen untuk memastikan barang yang dikirim sesuai dengan dokumen yang dilampirkan. Lalu bagaimana apabila ternyata barang tersebut tidak sesuai? Kita lanjutkan ke tahap tiga

Tahap ketiga, adalah tahap konfirmasi. Konfirmasi barang dilakukan apabila terdapat ketidaksesuaian barang atau ada indikasi lain yang mengakibatkan pejabat Bea Cukai ragu atas kebenaran kiriman tersebut atau ada persyaratan lain yang harus dipenuhi. Contoh dokumen pembelian tidak ada, atau barang tersebut terkena larangan misalnya sahabat membeli obat obatan dimana obat termasuk salah satu barang yang dibatasi dan harus mendapat persetujuan BPOM untuk pengeluaran daln lainnya. Nah apabila barang sahabat termasuk dalam salah satu contoh diatas maka Bea Cukai akan meminta konfirmasi atas barang tersebut. Pos/ PJT akan meneruskan surat konfirmasi tersebut kepada penerima barang. Dalam proses ini status yang akan muncul pada web pengecekan kiriman biasanya “processing by customs” atau “Processing document by Customs”. Nah apabila barang kiriman sahabat mendapatkan status seperti itu silakan sahabat hubungi PT Pos/ PJT. Normalnya pemeriksaan pabean memerlukan waktu maksimal 2 hari kerja tetapi tidak menutup kemungkinan apabila diperlukan konfirmasi maka memerlukan waktu yang lebih lama.
Lalu apa yang harus kita lakukan apabila mendapatkan surat konfirmasi? Sahabat tidak perlu khawatir, cukup siapkan dokumen yang diminta kemudian berikan kepada Pos/ PJT atau bisa langsung disampaikan ke kantor bea cukai dimana barang sahabat dilakukan pemeriksaan. Oh iya khusus untuk konfirmasi karena nilai barang, masing masing PJT mempunyai kebijakan sendiri. Normalnya pembebasan diberikan apabila barang kiriman dibawah USD50, tetapi apabila diatas nilai tersebut atas kelebihannya dapat dikenai bea masuk dan/ atau pajak. Nah PJT mempunyai kebijakan sendiri mengenai besaran toleransi. Misalnya harga ditetapkan oleh bea cukai USD60, maka ada PJT yang langsung menyetujui ada yang dikonfirmasikan ke penerima barang. Mengapa PJT bisa menyetujui? Silakan lihat tahap pertama, dijelaskan bahwa PJT akan bertindak sebagai perpanjangan tangan penerima barang.

Setelah selesai tahap ketiga dan barang telah selesai dilakukan pemeriksaan fisik dan dokumen serta persyaratan lain (bila ada) telah terpenuhi, Bea Cukai akan menerbitkan dokumen PPKP (Pencacahan dan Pembeaan Kiriman Pos) yang berarti barang telah dilakukan pemeriksaan pabean.

Nah barang tersebut selanjutnya akan diterbitkan dokumen PP 22 B yaitu Daftar Penyerahan Kembali Kiriman Pos. Tahap ini Bea cukai akan menyerahkan kembali barang kiriman beserta PPKP kepada Pos/ PJT. Sampai tahap ini proses di bea cukai telah selesai. Selanjutnya pos/ PJT akan meneruskan proses pengiriman barang ke alamat penerima barang. Status yang akan tercantum biasanya “Attempted to deliver”.

Nah sudah jelas sahabat? Kalau kita rangkum mengenai proses barang kiriman sebagai berikut

  • Pos atau PJT akan bertanggungjawab sebagai kuasa barang
  • Pos/ PJT akan menyiapkan barang untuk pemeriksaan meliputi membuka kantong kiriman, membuka paket, menyerahkan ke bea cukai, serta mengemas ulang dimana bisa timbul biaya pengepakan atau biaya handling yang besarnya tergantung Pos/PJT dan bukan bagian dari bea masuk/ pajak impor
  • Bea cukai hanya melakukan pemeriksaan fisik dan dokumen, jadi bea cukai tidak akan membuka langsung paket sahabat.
  • Apabila ada ketidaksesuaian atau alasan lain bea cukai akan meminta dokumen pendukung kepada penerima barang melalui Pos/ PJT yang sahabat gunakan.
  • Proses di bea cukai membutuhkan waktu maksimal 2 hari kerja atau lebih tergantung pada kelengkapan dokumen barang kiriman.
  • Penyerahan barang oleh Pos menggunakan dokumen PP2A dan pengembalian ke Pos menggunakan dokumen PP2B sehingga kehilangan barang sangat kecil terjadi atau bahkan tidak pernah terjadi pada proses ini.
  • Selalu periksa aturan mengenai barang kiriman sebelum sahabat berbelanja, misalnya aturan BPOM tentang obat dan makanan, aturan Kemenkominfo mengenai aturan kiriman handphone dll. Untuk mengecek anda bisa melihat ke http://intr.insw.go.id/
  • Apabila barang sahabat tertahan karena kekurangan dokumen pelengkap sahabat dapat menghubungi hotline bea cukai di 1500-225, namun apabila barang tertahan karena hal lain sahabat menghubungi Pos/ PJT
  • Pembebasan diberikan sebesar CIF USD50/ kiriman, jadi silakan sahabat perkirakan harga barang + ongkos kirim + asuransi. Apabila diatas USD 50 maka atas kelebihannya dapat dikenai bea masuk/ pajak impor
  • Selalu komunikasikan barang kiriman anda dengan Pos/ PJT mengenai harga maupun dokumen lain termasuk NPWP karena apabila sahabat mempunyai NPWP maka sahabat akan mendapatkan potongan pajak PPh Pasal 22 sebesar 50% yakni 7,5% sedangkan apabila sahabat tidak dapat menunjukkan NPWP maka sahabat akan dikenai 15%.

Nah kalau sabahat ingin gampang menghitung perkiraan bea masuk atau pajak impor sahabat dapat mengunduh aplikasi kalkulator pabean melalui banner dibawah ini

Sekian artikel mengenai proses barang kiriman di Indonesia, semoga informasi yang disampaikan cukup jelas dan berguna bagi sahabat yang hobby berburu barang impor.

Apa Komentar Anda tentang Barang Saya Tertahan Di Bea Cukai !!!


Nurul

13 Oktober 2016

Saya masih bingung dengan kejelasan paket saya yang dikirim dari Korea, tanggal 28 September sudah Accepted di Jkt-SoekarnoHatta, tanggal 29 September sudah Confirmation. Kemudian hingga saat ini pun tidak ada status terbaru. Saya sudah menghubungi call centre 161, bahkan jauh sebelum itu saya sudah ke kantor pos terdekat (Pos Pengasinan), kemudian saya diberi nomor telepon Pos Bojongsari karena ungkapnya di Pos sanalah barang dikumpulkan sebelum dikirim. Saya sudah mencoba menelepon tetapi tidak pernah diangkat, saya pun mendatangi kantor pos Bojongsari keesokan harinya, staff disana merekomendasikan saya untuk mendatangi Pos Pusat di Depok, yang mana cukup jauh dari rumah saya. Terakhir saya menelopon 161 untuk keduakalinya, setelah sebelumnya saya hanya diberi nomor telepon Pos BeaCukai yang tidak pernah tersambung, mereka bilang belum ada status tambahan dari paket saya dan saya selalu disuruh menunggu. Menunggu sampai kapan? Sampai dunia kiamat? Saya harap ada pencerahan dari paket saya dengan resi EG705220387KR. Dan saya masih 22th, baru lulus belum memiliki NPWP, bagaimana pengenaan pajak tsb? Saya belanja 160 USD, sumber dana dari online shop saya yang menjual pakaian pria.

IsabelAguilar

15 Agustus 2018

bisa jadi demi mendapat keuntungan yang besar penjual yang tidak jujur dapat melayani peminatnya memberikan produk palsu titan gel tersebut.Maka sebab itulah jarang sekali bahkan susah untuk mendapatkan titan gel asli di indonesia. http://titan-gel-indonesia.com/#7 Kita berjodoh… itu aja yg mau gue sampaikan sih, sebenarnya. : Terapi bertujuan psikoterapi dalam pengobatan impotensi, psikoterapi, sebagai pengobatan untuk metode pengobatan impotensi. Memiliki penis kecil dapat menyebabkan beberapa masalah, termasuk sulit buang air kecil dan melakukan hubungan seksual.

mario winata

07 September 2018

jika ada kebutuhan untuk jasa handling import Undername/Door To Door borongan dari semua negara to jakarta-indonesia. Not (Jika ada barang yang tertahan di BC, kita bisa untuk proses pengurusan pengeluaran.) Kesuksesan Anda menjadi kesuksesan Kami, Solusi dari Kami semoga menjadi kepercayaan Anda Hubungi kami Gbp Group 08128303956

Leave a Comment